Sewa Mobil Hiace dan Elf untuk Tirta Yatra di Bali

Tirta Yatra merupakan salah satu perjalanan wisata yang dilakukan untuk meningkatkan spiritualitas. Kegiatan ini bisa dilakukan secara pribadi atau secara kelompok dengan menggunakan jasa sewa mobil Tirta Yatra Bali.  Sewa Toyota HiAce Isuzu Elf saat Tirta Yatra di Bali Dan Di Jawa Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, untuk melakukan perjalanan Tirta Yatra, Anda bisa melakukannya sendiri atau bersama dengan rombongan. Jika Anda pergi sendiri Anda bisa menggunakan kendaraan seperti kendaraan mobil atau kendaraan sepeda motor roda dua. Akan tetapi jika Anda akan melakukan kegiatan Tirta Yatra ini bersama dengan rombongan besar kendaraan bus merupakan pilihan yang paling tepat untuk digunakan. Kendaraan bus lebih banyak dipilih karena bus dapat membantu perjalanan Tirta Yatra menjadi lebih asyik dan tentunya Menggunakan biaya yang lebih murah. Untuk ukurannya, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini sudah ada banyak bus dengan ukuran yang beragam. Jika Anda ingin melakukan perjalanan Tirta Yatra dengan jumlah anggota kurang dari 20 orang, maka Anda bisa menyewa kendaraan bus dengan 12 seat dan juga satu mobil untuk sisa anggota Anda. Akan tetapi jika Anda melakukan perjalanan bersama dengan kelompok yang jumlahnya lebih dari 30 orang, maka akan lebih baik jika Anda menyewa bus yang memiliki kapasitas 45 orang. 

Toyota Avanza - Sewa Mobil Di Bali
sewa mobil tirta yatra - Sewa Mobil Toyota innova
sewa mobil tirta yatra - Sewa Mobil Toyota Hiace
Sewa Mobil Elf dengan Sopir Di Bali elf 20 seats
Sewa-Mobil-Tirta-Yatra-Di-Bali
Sewa Mobil Elf dengan Sopir Di Bali elf 20 seats

Cara memilih jasa sewa bus untuk wisata Tirta Yatra yang murah dan terpercaya

Bagi Anda yang ingin kendaraan seperti mobil dan bus untuk kegiatan Tirta Yatra bersama dengan kelompok Anda, pastikan Anda memilih jasa sewa bus yang aman dan terpercaya. Untuk mencari jasa sewa Tirta Yatra yang berkualitas dan dengan harga yang murah, maka Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut ini.

  • Pastikan jasa memiliki alamat offline yang jelas

Jika Anda akan mencari sebuah jasa sewa kendaraan untuk wisata Tirta Yatra, maka pastikan jasa yang akan Anda gunakan memiliki alamat kantor yang jelas. Alamat kantor yang jelas ini digunakan untuk memastikan bahwa jasa sewa kendaraan yang akan Anda gunakan adalah jasa yang benar-benar ada. 

Jika Anda belum menemukan jasa yang dapat memberikan kejelasan mengenai jenis kendaraan dan juga kantor offline yang dimilikinya Anda bisa menghubungi nomor WhatsApp 0812-3810-501 untuk membuat janji dan melihat kendaraan digunakan untuk melakukan kegiatan wisata Tirta Yatra.

  • Perhatikan ekstensi website yang dimilikinya

Salah satu hal yang tidak kalah penting untuk diperhatikan ketika Anda akan menyewa kendaraan untuk kegiatan Tirta Yatra adalah melihat website dari jasa yang akan Anda gunakan tersebut. 

Website yang dimiliki oleh jasa sewa kendaraan yang profesional biasanya akan menggunakan ekstensi yang berkualitas seperti www.cosmobalitours.co.id Jika jasa sewa yang akan Anda gunakan tidak memiliki ekstensi website yang reliable seperti yang telah disebutkan sebelumnya, maka Anda sebaiknya mencari jasa sewa bus lain untuk mengikuti paket Tirta Yatra Bali mereka. ditipu. 

Pulau Bali merupakan salah satu pulau paling populer di Indonesia. Hal ini disebabkan karena pulau ini memang menawarkan berjuta keindahan dan juga tempat menarik untuk dikunjungi. Mulai dari tempat wisata alam hingga tempat wisata budaya dan juga wisata rohani atau Tirta Yatra.  Bagi Anda yang ada di Bali dan ingin melakukan wisata Tirta Yatra, maka pastikan Anda memasukkan rekomendasi tempat wisata berikut ini dalam paket Tirta Yatra Bali yang akan Anda lakukan. 

Rekomendasi 14 Pura yang Wajib Dikunjungi Masyarakat Hindu saat Tirta Yatra di Bali dan 10 Pura untuk Wisata Tirta Yatra di Pulau Jawa

1 – Pura Besakih

Salah satu area pura yang wajib Anda kunjungi ketika berkunjung di Bali adalah Pura besakih. Pura ini merupakan salah satu pura yang sangat populer di Bali. Sesuai dengan namanya kawasan pura ini berlokasi di desa Besakih, kabupaten Karangasem, Bali. Pura ini disebut sebagai salah satu kompleks yang di dalamnya terdapat 19 Pura. Dari 19 pura ini ada 2 pura yang sangat populer yaitu Pura Penataran Agung Besakih yang dan pura Pura Basukian. 

 Seperti yang telah disebutkan sebelumnya wisata Pura di Bali memang populer dengan keindahan dan juga sejarahnya. Salah satu pura di kawasan Pura Besakih ini juga memiliki sejarah yang cukup unik. Pura dengan sejarah unik ini adalah Pura Basukian. 

Dilihat dari sejarahnya, Pura Basukian merupakan pura yang menyimpan sejarah menarik karena merupakan asal mula agama Hindu Dharma di Bali. Dikisahkan bahwa Pura Basukian merupakan pura tempat dimana Hyang Rsi Markendya menemukan Wahyu pertamanya.

Sedangkan untuk Pura Penataran Agung merupakan pura yang memiliki bangunan paling besar. Di sini Anda akan menemukan tiga Arca utama yang menjadi simbol dari agama Hindu yaitu arca Dewa Brahma, arca Dewa Wisnu, dan juga arca Dewa Siwa yang menjadi perlambang penciptaan, pemeliharaan dan reinkarnasi.

2 – Pura Dang Kahyangan silayukti

Pura penting selanjutnya yang wajib Anda kunjungi ketika wisata Tirta Yatra di Bali adalah pura Dang Kahyangan. Pura Dang Kahyangan juga merupakan salah satu area di mana ada banyak pura-pura lain yang ada di dalamnya. Lokasi dari pura Dang Kahyangan ini ada di bagian timur Desa Padangbai, Manggis, Bali. Diantara pura-pura yang ada di area pura Dang Kahyangan ini salah satu peran paling penting yang wajib dikunjungi adalah Pura Silayukti.

Pura Silayukti merupakan pura yang berlokasi di Karangasem, lokasinya berbatasan langsung dengan area pesisir sehingga memberikan keindahan pemandangan laut yang sangat alami. Untuk lokasinya sendiri, Pura Silayukti ini berada di dataran tinggi yang berada di ketinggian 50 m di atas permukaan laut. 

Hal inilah yang membuat Pura Silayukti menjadi salah satu Pura Wisata yang sangat populer yaitu karena keindahan alam yang ditawarkan saat Anda berkunjung di sini. Suasana Pura Silayukti juga cukup tenang sehingga sangat cocok untuk melakukan meditasi.

3 – Pura Goa Lawah

Pura Goa Lawah merupakan salah satu pura yang namanya diambil dari salah satu hewan yaitu kelelawar. Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, Goa Lawah ini memiliki arti gua kelelawar. Gua ini dinamakan sebagai gua kelelawar karena gua ini merupakan area yang ditinggali oleh gerompuran kelelawar.

Pura Goa Lawah ini merupakan salah satu pura yang sangat penting bagi masyarakat Hindu di Bali. Hal ini disebabkan karena Pura Goa Lawah ini dibangun oleh Mpu Kuturan. Mpu Kuturan ini merupakan pendeta yang meletakkan dasar-dasar agama Hindu di Pulau Bali. Hal inilah yang menyebabkan Pura Goa Lawah menjadi salah satu pura yang sangat penting.

4 – Pura Rambut Siwi

Pura Rambut Siwi juga merupakan salah satu pura penting yang ada di Bali. Pura ini tergolong sebagai salah satu pura yang masuk kawasan Dang Kahyangan Jagat atau 6 Pura Suci di Bali. Untuk lokasinya orang ini berada di Kabupaten Jembrana, Bali.

Selain itu, Pura Rambut Siwi disebut sebagai salah satu pura yang penting bagi masyarakat Hindu di Bali karena pura ini merupakan salah satu pura yang digunakan untuk melakukan perjalanan suci dari guru-guru penting dalam agama Hindu seperti Dang Hyang Nirartha yang merupakan salah satu pendeta yang ikut menanamkan ajaran agama Hindu di seluruh Bali. Selain itu pura ini juga digunakan untuk memberikan penghormatan pada guru-guru Suci seperti Maha Rsi para Empu lainnya. 

Bagi Anda yang mencari ketenangan dan juga tempat yang dapat digunakan untuk bermeditasi, maka tempat ini merupakan tempat yang sangat tepat. Karena selain sejarahnya yang kental, tempat ini juga merupakan salah satu tempat yang memiliki Aura spiritual yang tinggi serta indah. Keindahan dari pura ini bisa dilihat dari lokasinya yang berada di tebing yang berada di pinggir pantai.

5 – Pura Dang Kahyangan Jati

Pura ini merupakan salah satu pura yang hingga saat ini masih digunakan untuk sembahyang. Secara statusnya Pulau pura ini masih merupakan salah satu pura yang masuk dalam kawasan Dang Kahyangan. 

Jika dilihat dari sejarahnya pura ini merupakan orang yang dibangun untuk memperingati sebuah pohon jati yang disinyalir merupakan pohon yang tumbuh dari tongkat Dang Hyang Nirartha yang ditancapkan pada sebuah tanah. 

Tongkat yang ditancapkan ini tumbuh menjadi pohon jati yang berisi air. Setelah ribuan tahun berlalu, pohon jati berisi air yang berasal dari tongkat Dang Hyang nirartha ini kemudian ditemukan dan dibangunlah sebuah pura untuk memperingatinya.

Selain memiliki sejarah yang unik, pura ini juga memiliki keunikan lain dilihat dari jarak antara pohon jati dengan pura yang dibangun. Konon katanya Pura Jati ini dibangun dengan jarak yang sangat dekat dengan Pohon Jati yang ditemukan, akan tetapi saat ini jarak antara pohon jati dengan pura menjadi semakin jauh secara alami.

6 – Pura Luhur Batukaru

Pura Luhur Batukaru merupakan pura yang lokasinya ada di Desa Wongaya Gede Tabanan. Pura ini merupakan salah satu pura yang hingga saat ini masih banyak digunakan sebagai tempat pemujaan. Pura Luhur Batukaru merupakan pura yang digunakan untuk melakukan pemujaan Dewa Mahadewa. Dewa yang dimaksud dalam penyembahan di Pura Luhur Batukaru ini adalah dewa yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan.

7 – Pura Tanah Lot

Tanah Lot merupakan salah satu tempat wisata yang paling populer di mata wisatawan. Hal ini disebabkan karena Tanah Lot memiliki daerah pantai yang tentunya sangat menarik perhatian wisatawan. 

Hal yang sama juga menarik dari pura Tanah Lot adalah lokasinya yang ada di tengah lautan. Untuk lokasi geografisnya Pura Tanah Lot merupakan pura yang berlokasi di desa berapa Tabanan. Jika ditempuh dari Denpasar, maka Anda harus melakukan perjalanan kurang lebih 25 KM.

Pura Tanah Lot juga banyak disebut sebagai Pura Batu Bolong. Selain kasihnya yang unik, pura ini juga dibangun di atas sebuah batu karang yang sangat besar. Hal ini menambah keunikan yang dimiliki oleh Pura Tanah Lot ini. Selain itu pemandangannya yang langsung menghadap ke lautan juga membuat Pura Tanah Lot menjadi salah satu pura terbaik dan wajib dikunjungi saat Anda berwisata ke Bali.

8 – Pura Batur

Seperti Pura Besakih, Pura Batur juga merupakan salah satu kompleks pura yang di dalamnya ada 9 pura yang melengkapinya. Untuk lokasinya, pura Batur atau disebut juga dengan Pura Ulun Danu Batur ini berlokasi di Kintamani Bali. Banyaknya pura yang ada di kawasan Komplek pura Batur ini digunakan untuk menyembah dewa yang berbeda-beda. 

Mulai dari dewa kesuburan, dewa seni, Dewa Air dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain menikmati keindahan arsitektur dari pura yang ada di kawasan pura Batur ini Anda juga bisa menginap di area pura karena disini juga disewakan Paviliun untuk beristirahat. 

9 – Pura Segara Rupek

Dalam wisata Tirta Yatra yang Anda lakukan, perjalanan selanjutnya bisa diteruskan ke daerah Buleleng. Di daerah Buleleng ini Anda akan menemukan salah satu pura yang cukup menarik dan wajib untuk dikunjungi dalam wisata Tirta Yatra yang Anda lakukan. 

Pura ini adalah Pura Segara Rupek. Pura Segara Rupek merupakan sebuah pura yang lokasinya dikelilingi keindahan alam yang terbaik. Hal ini disebabkan karena Pura Segara Rupek ini merupakan pura yang berada di lokasi Taman Nasional Bali Barat atau TNBB. Hal inilah yang menyebabkan pura ini memiliki keindahan alam yang lain dari pura-pura yang Anda temukan di sekitar pantai.

Jika Anda datang ke Pura Segara Rupek ini, maka Anda akan disuguhkan dengan perjalanan darat melalui kawasan hutan yang rimbun. Untuk sampai di Pura Segara Rupek ini Anda bisa menggunakan kendaraan bermotor seperti sepeda motor roda dua dan juga mobil. Jika Anda datang dalam rombongan, Anda juga bisa masuk dengan menggunakan bisa wisata Anda. 

Jika Anda akan berkunjung ke Pura Segara Rupek Anda juga bisa mampir ke pura Prapat Agung. Hal ini disebabkan karena satu-satunya jalur yang bisa Anda tempuh saat akan ke Pura Segara Rupek adalah jalur pura Prapat Agung. Untuk mampir ke Pura ini, pastikan Anda koordinasi dengan penyelenggara wisata Anda terlebih dahulu mengenai ketersediaan waktunya. 

10 – Pura Menjangan

Salah satu pura unik yang akan Anda temukan di Bali adalah Pura Menjangan. Menjangan adalah nama dari salah satu hewan berkaki empat yang sering disebut dengan Nama Rusa. Lalu mengapa pura ini disebut sebagai Pura Menjangan? Pura ini disebut sebagai Pura Menjangan karena lokasinya yang berada di Pulau Menjangan.

Pulau Menjangan merupakan salah satu pulau yang ada di daerah Bali. Pulau ini memiliki luas sekitar 175 hektar dan merupakan salah satu bagian dari Taman Nasional Bali Barat. Dengan ukuran yang kecil tersebut Pulau Menjangan menjadi salah satu pulau yang tidak berpenghuni. 

Maksudnya di Pulau ini Anda tidak akan menemukan kehidupan manusia yang tinggal menetap di sana. Di sini Anda hanya akan menemukan hewan hutan yang didominasi oleh hewan menjangan. Hal inilah yang menyebabkan Pulau ini disebut sebagai Pulau Menjangan.

Bagi Anda yang tertarik untuk berkunjung ke pura dan Pulau Menjangan ini, maka transportasi yang bisa Anda gunakan adalah perahu motor atau disebut juga dengan jukung. Jukung yang Anda gunakan akan berlayar dari pelabuhan Lalang atau dari Pelabuhan Banyuwedang ke Pulau menjangan. Untuk sampai ke Pulau Menjangan ini akan dibutuhkan waktu sekitar 30 hingga 40 menit Jika Anda menggunakan alat transportasi jukung ini.

Meskipun pura ini merupakan pura yang jauh dari dataran utama Pulau Bali tapi Pura Menjangan merupakan salah satu pura yang sangat populer untuk tujuan wisata spiritual. Hal ini disebabkan karena kondisi alam di Pulau Menjangan yang masih sangat indah dan tidak terjamah manusia. hal ini juga yang membuat suasana Pura Menjangan ini menjadi sangat mengesankan.

11 – Pura Uluwatu

Pura Uluwatu merupakan pura yang berada di daerah Kuta. Pura ini juga banyak disebut sebagai Pura Luhur Uluwatu. Daya tarik utama dari pura Uluwatu sebagai tempat wisata spiritual atau Tirta Yatra adalah lokasi dari pura yang berada di atas batu karang dan menjorok ke laut. Pura ini merupakan salah satu pura yang dipercaya oleh masyarakat Hindu sebagai salah satu dari 9 penyangga mata angin.

Jika dilihat dari sejarahnya, pura Uluwatu merupakan pura yang dibangun untuk memuja salah satu pendeta suci yang ada di abad 11 yaitu Mpu Kuturan. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya Mpu Kuturan memang merupakan salah satu tokoh penting dalam agama Hindu. Di daerah ini dipercaya bahwa Mpu Kuturan merupakan pendeta suci yang memberikan ajaran desa adat dan juga aturan-aturannya.

Setelah digunakan untuk melakukan pemujaan terhadap pendeta Suci Mpu Kuturan, pura ini Kemudian dialihfungsikan untuk memuja pendeta Suci selanjutnya yaitu Dang Hyang Nirartha yang datang ke Bali pada tahun 1550 untuk mengakhiri perjalanan sucinya. Di sini ceritakan bahwa Dang Hyang Nirartha mengalami moksa atau ngeluhur. Hal inilah yang menyebabkan pura ini disebut sebagai Pura Luhur Uluwatu. 

12 – Pura Lempuyang

Pura selanjutnya adalah pura yang bisa ditemukan di lereng gunung Lempuyang. Pura ini lokasinya ada di Karangasem, Bali. Selain disebut sebagai Pura Lempuyang pura ini juga banyak disebut sebagai Pura Penataran Agung Lempuyang. Pura ini merupakan salah satu Pura yang termasuk dalam Dang Kahyangan Jagat atau salah satu dari enam tempat sembahyang paling suci di Bali.

13 – Pura Ulun Danu Beratan

Pura selanjutnya yang akan kami rekomendasikan untuk perjalanan Tirta Yatra yang Anda lakukan adalah Pura Ulun Danu Beratan. Pura ini merupakan salah satu pewarna yang disebut sebagai Pura Candi air terbesar yang ada di Bali setelah Pura Ulun Danu Batur. 

Kompleks pura ini berada di pegunungan dekat Bedugul. Untuk fungsinya Pura Candi Air ini merupakan sebuah pura yang digunakan sebagai tempat persembahan untuk Dewi Danu, Dewi danau dan juga Dewi sungai. Sumber air yang digunakan pada Pura Ulun Danu Beratan ini berasal dari Danau Beratan. Danau ini sendiri merupakan salah satu danau yang sangat penting untuk melakukan irigasi.

Selain memiliki sumber air yang melimpah, lokasi Pura Ulun Danu Beratan ini juga memiliki kawasan yang sangat subur karena lokasinya yang cukup tinggi yaitu 1200 meter di atas permukaan air dan juga iklim yang sangat dingin.

14 – Pura Tirta Empul

Selanjutnya akan kami rekomendasikan adalah Pura Tirta Empul. Pura Tirta Empul yang bisa dicapai dengan sewa mobil Tirta Yatra Bali ini merupakan uraian berlokasi di daerah Gianyar. Salah satu hal populer dari pura ini adalah airnya yang biasa digunakan untuk penyucian dalam agama Hindu di Bali.

10 Pura untuk Wisata Tirta Yatra di Pulau Jawa

Tirta Yatra merupakan salah satu kegiatan wisata spiritual yang dilakukan dengan mengunjungi tempat-tempat suci atau tempat-tempat ibadah untuk melihat bahannya nilai-nilai sejarah dan juga untuk merenung mengenai kesalahan yang telah dilakukan. 

Kegiatan Tirta Yatra ini merupakan kegiatan yang pada umumnya dilakukan di Bali. Hal ini disebabkan karena Bali merupakan salah satu daerah pusat agama Hindu di Indonesia dan memiliki banyak sekali pura peninggalan. 

Akan tetapi, jika Anda sudah mendatangi seluruh tempat wisata Tirta Yatra yang ada di Bali, Anda juga bisa mengikuti paket dari jasa sewa mobil Tirta Yatra ke Jawa. Hal ini disebabkan ada cukup banyak tempat wisata Tirta Yatra yang juga bisa Anda temukan di Jawa. Pura Hindu yang bisa Anda temukan di bawah ini antara lain adalah :

1 – Pura Agung Blambangan

Pura Agung Blambangan merupakan salah satu pura yang bisa Anda gunakan sebagai tempat tujuan untuk kegiatan wisata Tirta Yatra yang dilakukan di Jawa. Pura ini merupakan pura yang didirikan mulai tahun 1974, akan tetapi untuk peresmiannya pura ini baru diresmikan pada tahun 1980 pada hari raya Kuningan.

Pura ini merupakan pura yang dikenal sebagai peninggalan kerajaan Blambangan. Hingga saat ini Pura Agung Blambangan masih banyak digunakan untuk melakukan kegiatan atau ritual persembahyangan umat Hindu sehingga sangat ramai pendatang.

Sebagai salah satu tempat ibadah wisata yang populer, pura Agung memiliki kapasitas sebesar 1000 orang karena dibangun di lahan seluas 1 hektar. Bahkan ketika diadakan sembahyang, pendeta yang memimpin kegiatan sembahyang di Pura Agung Blambangan ini ada 21 orang. 

Bagi Anda yang tertarik mengikuti kegiatan pura Agung Blambangan ini akan lebih baik jika Anda datang 3 hari sebelum peristiwa perayaan odalan karena akan ada banyak kegiatan menarik yang bisa Anda ikuti.

2 – Pura Agung Mandara Giri Semeru 

pura penting agama Hindu yang lahir lain yang ada di pulau Jawa adalah Pura Agung Mandara Giri Semeru. Pura ini merupakan pura yang lokasinya ada di Kabupaten Lumajang di Jawa Timur. Sesuai dengan namanya, pura ini sudah pasti berlokasi di Gunung Semeru.

Meskipun berlokasi di Jawa, arsitektur dan juga desain interior dari Pura Agung Mandara Giri Semeru ini memiliki penampilan yang sangat mirip dengan pura yang bisa Anda temukan di Bali. hanya saja ada beberapa aspek lain dari pura ini yang dibuat dengan kombinasi arsitektur khas dari Kerajaan Majapahit.

Arsitektur dan ornamen yang memiliki kesan Kerajaan Majapahit yang kental adalah adanya dengan ornamen patung gajah dan juga puri gajah. Meskipun tidak berada di pusat persebaran agama Hindu di Indonesia tapi Pura Agung Mandara Giri Semeru merupakan orang yang tidak pernah sepi. Hal ini disebabkan karena ada banyak sekali aktivitas keagamaan Hindu yang bisa Anda temukan di sana. 

Beberapa kegiatan keagamaan yang paling sering diadakan di Pura Agung Mandara Giri Semeru ini antara lain adalah kegiatan Pamlaspas Alit dan juga Dasar Sarwa Sekar. Karena banyaknya kegiatan yang dilakukan di pura ini, tidak sedikit orang yang kemudian datang ke Pura Agung Mandara Giri Semeru ini untuk berwisata.

3 – Pura Giri selaka Alas Purwo

Selanjutnya pura yang cocok untuk kegiatan Tirta Yatra adalah pura Giri Selaka Alas Purwo. Alas Purwo merupakan salah satu hutan yang sangat populer di Indonesia. Hal ini disebabkan karena Alas Purwo merupakan salah satu hutan yang masuk dalam kawasan perlindungan yaitu Taman Nasional Alas Purwo. Untuk lokasinya Alas Purwo ini berada di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Hal menarik dari pura keris logo Alas Purwo bisa dilihat dari sejarahnya. Dilihat dari sejarahnya pura Giri selaka Alas Purwo merupakan pura permulaan atau disebut dengan Pura Kawitan. Artinya pura ini merupakan budaya yang pertama dan merupakan urat tempat pertapaan dari Maha Rsi Bharadah. Karena berlokasi di dalam daerah hutan lindung, perjalanan menuju pura Giri Selaka Alas Purwo ini cukup mengesankan karena hutan rimbun yang ada di kanan kiri jalan yang Anda lalui.

4 – Pura Luhur Poten Bromo

Sesuai dengan namanya Pura Luhur Poten Bromo merupakan pura yang berlokasi di Gunung Bromo tepatnya ada di kaki gunung Bromo. Pura ini merupakan pura yang digunakan sebagai tempat ibadah dari masyarakat Tengger yang menganut kepercayaan Hindu. Jika dilihat dari tahun pembangunannya pura ini bisa disebut sebagai pura yang cukup baru karena pura ini baru dibangun pada tahun 2000.

Nama dari Pura Luhur Poten Bromo ini diambil dari dewa yang disembah di pura ini. ya, pura ini merupakan pura yang dibangun untuk memuja dewa Brahma atau dewa Bromo yang juga digunakan sebagai nama dari gunung paling populer sebagai tempat wisata umum di Jawa Timur ini. 

5 – Pura Giri Wisesa

Satu lagi pula yang akan Anda temukan di daerah Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Banyuwangi adalah Pura Giri Wisesa. Pura Giri Wisesa merupakan salah satu pura yang cukup populer bagi masyarakat Hindu di Jawa dan masyarakat Hindu di luar Pulau Jawa sebagai salah satu tempat wisata spiritual.

6 – Pura Pasekan Karangpandan

Pura Pasekan Karangpandan merupakan salah satu pura yang tidak kalah penting dalam perjalnaan Tirta Yatra Anda. Hal ini disebabkan karena pura ini merupakan pura yang menjadi induk dari pura-pura pasek yang ada di Bali. Pura Pasekan Karangpandan merupakan pura pemacekan atau sering disebut sebagai pura pasek. Pura Pasekan Karangpandan disebut sebagai pura induk berdasarkan kitab Babad Bali.

Lokasinya pura Pasekan Karangpandan ini berada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Pura ini lokasinya juga tidak dari tempat wisata Tawangmangu yang jaraknya hanya sekitar 35 km dari kota Surakarta. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin berwisata di Jawa Tengah terutama wisata Tirta Yatra, maka Anda bisa berkunjung ke pura Pasekan Karangpandan ini.

Di area pura Pasekan Karangpandan Anda bisa menemukan banyak peninggalan candi dan pura yang berasal dari kerajaan Majapahit terakhir yang memeluk agama Hindu yaitu Raja Brawijaya 5. Inilah yang menyebabkan pura ini disebut sebagai pura induk untuk jajaran pura Pasek yang ada di Bali. 

7 – Sultan Agung Margowening Sidoarjo

Sesuai dengan namanya pura ini merupakan pura yang berlokasi di Sidoarjo. Pura ini adalah pura yang dibangun oleh masyarakat balong garut dan dipimpin oleh Mbah Untung. Untuk alirannya pura ini merupakan pura dengan aliran agama Hindu yang memiliki campuran kejawen. 

Pembangunan dari pura ini sendiri selesai pada tahun 1977 dengan ukuran kurang lebih 150 meter persegi. Akan tetapi karena banyaknya orang yang berkunjung ke pura ini, maka pura ini kemudian dibangun dengan perluasan sebesar 650 meter dengan jarak 15 meter dari pura yang lama.

8 – Pura Majapahit Trowulan

Pura Majapahit Trowulan ini merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit yang berlokasi di Mojokerto. Untuk lokasinya pura ini berada di Jalan Brawijaya darat hingga nomor 13 hingga 16. Pura Majapahit Trowulan ini merupakan salah satu pura yang masih aktif dan saat ini dikelola oleh keturunan asli dari kerajaan Majapahit yang bergelar yang Batara Agung Wilatikta Brahmaraja XI.

9 – Pura Agung Raung

Banyuwangi memang merupakan salah satu kawasan memiliki kesan spiritual yang sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pura yang bisa ditemukan di daerah tersebut. Pura-pura yang berlokasi di Banyuwangi inilah yang menyebabkan Banyuwangi seringkali digunakan sebagai tempat wisata Tirta Yatra yang sangat kental.

Salah satu pura Hindu yang ditemukan di Banyuwangi adalah pura Gunung Raung. Pura Gunung Raung merupakan pura yang berlokasi di sekitar lereng Gunung Raung. Pura ini juga banyak disebut dengan nama Pura Natar Sari.

10 – Pura Luhur Giri Arjuno

Salah satu pura paling penting bagi masyarakat Hindu di pulau Jawa adalah Pura Luhur Giri Arjuno. Hal ini disebabkan karena pura ini merupakan tempat ibadah masyarakat Hindu yang sangat besar di pulau Jawa. Untuk ukurannya sendiri pura ini memiliki ukuran sekitar 6 hektar dan berlokasi di daerah Desa Tulungrejo, Kota Batu, Jawa Timur.

Bagi Anda yang sedang berwisata ke kota Batu Anda hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk bisa sampai ke Pura Luhur Giri Arjuno ini jika melakukan perjalanan dari alun-alun Kota Batu dengan menggunakan jasa sewa mobil Tirta Yatra.

Paket Tirta Yatra 1 Rute Bali – Blambangan – Alas Purwo

Bagi Anda yang ingin melakukan wisata spiritual atau Tirta Yatra, Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil Tirta Yatra ke jawa untuk Rute Bali, Blambangan Alas Purwo. Untuk Anda yang penasaran dengan apa saja yang akan Anda lakukan jika mengambil paket ini, maka berikut ini ulasannya. 

Hari ke-1

Dalam paket Tirta Yatra Rute Bali – Blambangan – Alas Purwo ini hari pertama akan dimulai dari jam 07.00. jam 07.00 hingga jam 08.00 akan dilakukan perjalanan menuju ke pura Blambangan yang ada di Banyuwangi. 

Setelah sampai ke pura Blambangan, Anda akan diajak untuk makan siang terlebih dahulu. setelah itu kegiatan akan dilanjutkan yaitu kegiatan persembahyangan hingga jam 15.00 WIB. Setelah kegiatan sembahyang selesai, maka perjalanan akan dilanjutkan ke pura Alas Purwo. 

Perjalanan dari Pura Blambangan ke Pura Alas Purwo diperkirakan akan memakan waktu dari 1 hingga 2 jam sehingga paling lambat rombongan akan sampai sekitar pukul 17.00 WIB dan akan dilanjutkan kegiatan persembahyangan. 

Setelah itu, rombongan akan diajak untuk menikmati makan malam di Kalibiru dan akan melanjutkan perjalanan ke Pura Semeru Agung Lumajang dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 3 hingga 4 jam. 

Hari ke-2

Rombongan diperkirakan akan sampai ke Pura Agung Lumajang pada pukul 24.00 WIB dan melakukan Mekemit hingga pukul 03.00 WIB. Setelahnya perjalanan akan dilanjutkan ke Pelabuhan Ketapang, Gilimanuk hingga jam 10.00 WIB. 

Sesampainya di Ketapang, rombongan jasa sewa mobil toyota hiace dan isuzu elf  Tirta Yatra akan makan siang sebelum kembali ke pulau Bali. Perjalanan pulang ini diestimasikan akan memakan waktu 5 jam perjalanan. 

  1.  

Paket Tirta Yatra 2 Rute Blambangan – Alas Purwo – Lumajang – Bromo

Ketika menggunakan jasa sewa mobil Tirta Yatra ke jawa Anda bisa mengikuti kegiatan wisata Tirta Yatra dengan paket yang disediakan oleh jasa tersebut. salah satu paket yang bisa digunakan adalah paket dengan rute Blambangan, Alas Purwo, Lumajang, Bromo. Lalu pura apa saja yang akan dikunjungi dalam rute Tirta Yatra ini? berikut ini ulasannya .

Hari ke 1

Perjalanan akan dimulai dari Bali, rombongan akan berkumpul mulai jam 6 dan perjalanan akan dimulai dari jam 07.00. diperkirakan akan membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai ke tujuan pertama yaitu Pura Blambangan yang ada di Banyuwangi. 

Sesampainya di Pura Blambangan Banyuwangi, rombongan akan diajak untuk menikmati makan siang terlebih dahulu karena persembahyangan akan dilakukan hingga jam 15.00 WIB. Selepas mengikuti kegiatan sembahyang, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju ke Pura Alas Purwo. 

Di sini rombongan akan melakukan kegiatan persembahyangan dan melanjutkan kegiatan ke Kalibiru untuk melakukan santap malam. Setelah itu, perjalanan akan dilanjutkan ke Lumajang dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 3 jam hingga 4 jam. 

Hari ke 2

Diperkirakan rombongan akan sampai ke Lumajang pada jam 24.00. setelah itu rombongan akan melakukan kegiatan makemit hingga jam 02.00 WIB di Pura Semeru Agung Lumajang. Setelah itu perjalanan akan dilanjutkan ke Bromo untuk menikmati sunrise di Puncak Seruni. 

Setelah menikmati sunrise rombongan akan diajak untuk mengunjungi Pura Kawah Bromo dan juga Air Suci Widodaren hingga jam 10.00- 11.00. Perjalanan rombongan jasa sewa mobil Tirta Yatra akan dilanjutkan untuk makan siang di Pelabuhan Ketapang dan akan kembali ke Bali dengan waktu perjalanan sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan 

  1.  

Paket Tirta Yatra 3 Rute Trowulan – MeDang Kamulan – Surabaya

Bagi Anda yang berencana untuk melakukan perjalanan Tirta Yatra, Anda bisa mengikuti paket wisata dari jasa sewa mobil Tirta Yatra ke Jawa dengan rute perjalanan trowulan – MeDang Kamulan – Surabaya. untuk Anda yang tertarik, berikut ini adalah jadwal perjalanannya. 

Hari ke – 1

Perjalanan hari pertama akan dimulai dari jam 16.00 dengan pemberangkatan dari Bali menuju ke Pura Trowulan. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 4 jam hingga sampai ke Pelabuhan Gilimanuk pada jam 20.00. 

Setelah menyeberang, rombongan akan diajak untuk makan malam di Warung Titin Banyuwangi dan selanjutnya akan melanjutkan perjalanan ke Pura Trowulan. 

Hari ke – 2

Perjalanan dari Banyuwangi ke Pura trowulan biasanya akan memakan waktu yang cukup panjang hingga diperkirakan akan sampai pada pagi hari. Di pagi hari rombongan akan diajak untuk makan pagi dengan biaya pribadi. 

Perjalanan akan dilanjutkan ke Pura MeDang Kamulan. Di sini rombongan akan diajak untuk melakukan kegiatan sembahyangan yang kan dilanjutkan ke Pura Jagat Karana. Sesudah puas di jagat karana, rombongan akan diajak ke pabrik tas Kulit di Sidoarjo, disini Anda bisa belanja oleh-oleh. 

Perjalanan dilanjutkan menuju ke Pulau Bali kembali. tapi sebelumnya, rombongan akan diajak untuk menyantap makan malam di Warung Ndeso di Pasuruhan. Perjalanan pulang dari rombongan jasa sewa mobil Tirta Yatra ke Bali diperkirakan akan memakan waktu 5 jam perjalanan.

  1.  

Paket Tirta Yatra 4 Rute Bromo – Malang

Jasa sewa mobil Tirta Yatra ke Jawa menawarkan ragam paket wisata Tirta Yatra untuk Anda. bagi Anda yang berminat, Anda bisa mengambil salah satu dari rute yang sudah disiapkan. Salah satunya adalah rute Bromo – Malang. 

Rute Bromo – Malang hari ke 1 

Perjalanan rombongan Tirta Yatra hari ke 1 dimulai dari Bali pada pukul 14.00. rombongan diperkirakan akan sampai ke Pura Bromo sekitar jam 03.00 hingga jam 04.00 WIB. 

Setelah sampai, rombongan wisata kan diajak untuk mengikuti wisata jeep hingga sampai ke puncak Seruni dan Bukit Teletubies untuk melihat Sunrise. Pada jam 06.00 WIB, rombongan akan diajak untuk berkunjung ke Pura Kawah Bromo dan juga Air Suci Widodaren untuk sembahyang. 

Rombongan akan meninggalkan area Kawah Bromo dan menuju ke Rumah Makan Bromo Asri untuk menyantap makan siang. Setelah itu, rombongan akan diajak untuk beristirahat di hotel yang ada di kawasan wisata Batu. 

Setelah malam tiba, rombongan akan diajak ke BNS atau Batu Night Spectacular dan menikmati wisata kuliner untuk makan malam dengan biaya pribadi. 

Rute Bromo – Malang hari ke 2

Hari kedua akan dimulai dengan wisata ke Pura Giri Arjuno untuk bersembahyang. Setelah itu, rombongan akan kembali ke hotel untuk menikmati sarapan dan akan check out dari hotel untuk melanjutkan perjalanan wisata ke Jatim park dengan biaya pribadi. 

Di sela wisata ke jatim park, rombongan akan mendapatkan makan siang berupa lunch box yang sudah disiapkan oleh panitia sewa mobil Tirta Yatra. Rombongan bisa menikmati waktu wisata hingga jam 18.00 dan dilanjutkan perjalanan pulang ke Pelabuhan Ketapang dan menikmati makan malam di Warung Wareg sebelumnya. 

Rute Bromo – Malang hari ke 3

Setelah sampai ke pelabuhan Ketapang, rombongan akan diajak untuk sarapan lalu kembali ke Pulau Bali. Perjalanan ini mungkin akan membutuhkan waktu sekitar 5 jam. 

  1.  

Paket Tirta Yatra 5 Rute Gumuk Kancil – Pulau Merah – Alas Purwo – Blambangan

Paket ke 5 yang bisa Anda dapatkan dari jasa sewa mobil Tirta Yatra ke jawa adalah paket wisata spiritual dengan rute Gumuk Kancil – Pulau Merah – Alas Purwo – Blambangan. Berikut ini adalah jadwal perjalanannya. 

Jadwal Rute Gumuk Kancil – Pulau Merah – Alas Purwo – Blambangan hari Pertama 

Jam 07.00 rombongan wisatawan memulai perjalanan dari Bali menuju ke Pura Gumuk Kancil. Setelah itu, jam 08.00, rombongan sampai di Ketapang dan menikmati makan siang dan melanjutkan perjalanan ke Pura Gumuk Kancil. 

Jam 15.00, rombongan sampai ke Pura Gumuk Kancil dan akan mengikuti sembahyang. Setelah sembahyang, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Pulau merah untuk sembahyang di Pura Tawang Alun. Setelahnya, rombongan akan diajak untuk menginap di homestay yang ada di Pulau merah dengan kapasitas 10 orang. 

Jadwal Rute Gumuk Kancil – Pulau Merah – Alas Purwo – Blambangan hari Pertama 

Hari kedua rombongan akan diajak berkunjung ke Alas Purwo dan juga Blambangan. Perjalanan dimulai dengan menikmati keindahan pantai di pulau merah. Setelah itu rombongan akan diajak berkunjung ke Pura Alas Purwo untuk sembahyang dan sarapan. 

Perjalanan ke Pura Blambangan dimulai setelah sarapan. Setelah sampai, rombongan akan diajak untuk sembahyang hingga jam 13.00 dan akhirnya pulang kembali ke Bali melalui pelabuhan ketapang. Rombongan jasa sewa mobil Tirta Yatra diperkirakan akan sampai ke Bali pada jam 19.00